Postingan

Menampilkan postingan dari 2014

Menuju 27

Annyong, Mama :) Lumayan lama juga ya ina tak menulis di sini..  Hmmm... Sudah masuk bulan Desember kembali, Desember keenam tanpa Mama..  hmm.... Berhubung 20 Desember sebentar lagi, jadi ina mencoba untuk menulis tentang beberapa kenangan dan pelajaran di umur 26 tahun ini. Hmmm... Langsung ajalah ya, ma... Pertama mungkin soal kerjaan.. karena merasa tak tentu di indopesen, ina mulai males2an, ma.. ga baik juga sih ya.. mulai makin gencar mencari kerjaan.. setelah sebenarnya agak malas untuk mencari2 lagi, tapi karena situasi kondisi ina mencari lagi dan sampai akhirnya di saat ina santai, cenderung lupa dan ga ngarep, muncullah tawaran untuk interview di perusahaan yg ina ga tau itu apa, dimana.. hehehehe.. malah pas hari testnya sempat santai gitu antara niat dan ga niat, akhirnya dijalanin juga dan cukup sehari prosesnya, psikotest, interview hrd, user, nego gaji dan dua hari kemudian langsung medical check up, dan dua hari kemudian pula tanggal 29 september, i...

Perang Pribadi

Mama, Mau cerita lagi soal Gadis. Ini hari kedua setelah hari yang buat Gadis shock.. Hari ini Gadis bolos dari kerjanya karena berusaha mengembalikan semangat, dan karena kesehatan Gadis juga menurun, flunya makin menjadi.. Bahkan Gadis sama sekali tidak beri kabar ke kantornya.. Gadis merasa lelah dengan kehidupannya, kehidupan pelayanannya dan pribadinya.. Gadis ingin sekali bersembunyi dari semua tanggungjawab pelayanan yang sekaligus menjadi beban... ya kenapa beban? Entahlah.. mungkin Gadis capek... atau memang Gadis tidak dengan sepenuh hati dalam urusan pelayanan.. ada yang hilang,, semangat melayaninya hilang.. mungkin karena merasa kenapa harus Gadis, kenapa ga orang lain saja.. kenapa orang lain ga mau, jadinya Gadis, dan kenapa Gadis ga pernah bisa menolak? Dan terkadang Gadis suka protes ke Tuhan, mengapa makin dekat Tuhan, makin banyak bebannya dan mengapa apa yang diinginkan Gadis jarang terpenuhi? Kenapa teman2 Gadis yang jarang melayani sepertinya lebih senang....

Tapi Bukan Aku

Mama, Hmmmm... mau lanjutin cerita tentang si Gadis.. Akhirnya si Gadis merasakan lagi firasat yang selalu benar, dan merasakan lagi yang namanya patah hati, ma.. Hmmm.. Mungkin sebenarnya Gadis yang memang bodoh, dari awal harusnya tahu bahwa Pria itu takkan suka dengannya, karena Gadis tak berusaha untuk mendekati dia, tapi si Gadis masih berharap, bodoh memang.. apalagi hanya melihat ke satu orang saja.. padahal Pria itu termasuk kriteria yang dihindari (Pria itu banyak fansnya dan ada beberapa hal lagi yg sbnrnya Gadis anti) tapi si Gadis malah suka, dan malah makin penasaran tapi ga ngelakuin apa2, berusaha cuek tapi masih mantau dari jauh.. Bodoh memang... Sudah tahu akan kalah dengan cewe lain yang lebih berani untuk menunjukkan perasaannya.. Si Gadis berpikir apakah memang dia harus seperti wanita2 jaman modern yang mengikuti emansipasi wanita? Atau apakah harus seperti yang lain selalu punya pilihan kedua? memangnya salah jika si Gadis hanya melihat satu Pria saja? ...

Speechless

Mama,, I'm so sad 💔😢

The Fault In Our Stars

Gambar
Akhirnya ina nonton ini, Ma... Salah satu film yang buat Ina penasaran.. Mau review sedikit soal film ini.. yg jelas menurut ina film ini beda dari Twilight, beda banget, dan ina lebih suka film ini.. Hazel-Augustus , sepasang kekasih yang berjuang melawan penyakit masing2.. Hazel selalu menggunakan selang oksigen dan Augustus punya kaki robot.. Hazel itu biasa aja cenderung datar, ga optimis, dan ga pesimis, hanya realistis. Dia tahu bahwa hidupnya tergantung dari tabung oksigen kecil yang selalu dia bawa, tak punya teman, bukan karena dia minder dengan keadaannya, hanya dia tidak ingin saat dia tak ada, oran2 yg ditinggalkannya akan sedih. Hazel sosok yang kuat dan sebenarnya sok kuat, dan tak mau minta bantuan orang lain. Mamanya berusaha mendorong agar dia bergaul dan hidup normal, mulai dari ikut kelompok kecil penderita kanker. Well, dia antara mau ga mau untuk ikut. Pertemuan pertama, tak menarik buatnya, namun pertemuan kedua yang jadi awal kisah cinta...

Mau Resign

Dear Mama, T___________________T Ina mau resign aja, Ma… Sakit hati pas tahu Ibu Manager area 1 bilang macem2 ke Direktur Bidang kalau Ina ga mau kerjain kerjaan areanya dan lebih milih area 2 yang memang itu area kerjaan Ina hanya karena Ina nolak ngerjain pengajuan Manpower divisi di saat Ina dimintai data sama Direktur Bidang, pakai bilang Ina mengeluhkan gaji kecil, ga mau kerjalah, sampai Direktur bidangnya bilang keluarin Ina aja. Untungnya masih ada Ibu Manager 2 yang bela Ina dan langsung minta konfirmasi ke Ina apa bener yang diomongin Ibu Area 1. Huahhh,,, sakit hati, Ma. Bukan karena mau dikeluarin, tapi kalimat2 Ibu Area 1 yang ngadu ke Direktur bidang. Ina udah ga bahas masalah gaji, yang ina tanyakan hanya kemana slip gajinya, karena semua teman2 sedivisi minta slip gaji ke Ina, dan kalau ina ga anggep Ibu Area 1, trus buat apa tiap Ina ga masuk, tiap ina cuti, ina izin juga ke Ibu Area 1? Dan buat apa ina iyain untuk kerjain acara syukuran pindah ruangan pada...

Amarahnya Seorang Ketua

Dear Mama, Aargggghhhhh.... kesel, Ma... kesel... dan terulang lagi, kesel karena ga bisa memimpin dengan baik dan malah ngeluarin kalimat pedas, tapi ina bener2 kesel, saking keselnya matanya sembab... Bagaimana caranya membuat saya bisa menggerakkan mereka ya, ma?? Hening tenang cuek begitu... Bingung saya... Sebenarnya ga mau hitung2an, lagi coba nahan untuk ga hitung2an, tapi keselnya itu loh... 😭😭😭😭😭 Dan akhirnya dalam hati protes lagi ke Tuhan, perbuatan yang ga boleh kan, Ma... Muncul lagi beberapa kalimat protes ke Tuhan: " Tuhan, kenapa ina ga cuek aja ya? Tuhan, ina mesti gimana? Didiemin salah, dicuekin salah, diomelin salah juga... Tuhan, boleh ga kalo ina bodoh amatan nih, kabur aja, atau seperti yang lain cuek bebek.. Tuhan, Ina kan cuma manusia, bukan malaikat, bukan pahlawan super.. Tuh lihat, ina udah marah pun mereka diam aja... ga salah dong Tuhan, kalo ina jadi makin ga peduli sama orang lain? ...

Tak Ada Judul

Cuma pengen cerita, Ma...  Dari pengamatan ina selama diceritakan oleh teman2, ina menemukan beberapa hal tentang pacaran jaman sekarang. Pernah bertanya terhadap teman2, soal memilih pacar. Ada yang mau dijodohkan atau yang tidak. Ada yang berani melakukan pendekatan dan ada yang lebih memilih diam dan menunggu, ada yang pasrah aja istilahnya yang penting punya pacar. Ada orang yang menjalani suatu hubungan hanya untuk gengsi. Kenapa ina bilang gengsi? Karena mereka tidak mau disebut “jomblo” dan mereka ga pengen kehilangan kasih sayang dari orang lain. Dan yang anehnya mereka tetap mencari perhatian lain dari orang yang bukan kekasihnya. Dan yang parahnya menggantungkan perasaan kekasihnya. Sebenarnya mereka hanya tinggal jujur saja tapi sepertinya susah ya. Padahal dengan tindakan diam dan tak berbuat apa2 itu lebih menyakitkan kekasihnya yang sudah terlanjur sayang dan sudah menganggap serius hubungan tersebut. Karena kejelasan itu penting walaupun kenyataannya ga sei...

How To Train Your Dragon 2

Gambar
Dear Mama... Akhirnya Ina nonton film ini juga setelah hampir dua minggu tayang di bioskop. Sebenarnya mau nonton yang 3 D, tapi jamnya ga cocok :( Ina nonton ini karena ini film kartun yang ina suka, film pertamanya nonton di Botani sama adek versi 3Dnya dan langsung suka Toothless dan ceritanya. Sebelum nonton yang kedua, tentunya Ina mengulang lagi film yang pertama, dan selalu gemas melihat tingkah Toothless.  Ok. Ina mau review sedikit soal sekuelnya. Pertama, seperti biasa takjub dengan animasinya yang indah, 2D aja membuat seakan terbang di atas awan, apalagi 3Dnya ya (sayang udah ga ada 3Dnya karena udah ada transformers).  Dari segi cerita, bagus. Banyak dapat hal dari film ini, dan menjelang akhir cerita matanya sembab. Pas awal juga udah sembab, pas Hiccup ketemu ibunya.   Awalnya adegan lomba teman2 Hiccup masukin domba ke keranjang, menonton adegan ini berasa nonton pertandingan Quidditch Harry Potter . hehehehe. Kalau di Harry Potter ken...

Random Things

Gambar
Dear Ibu Gendut.. Seperti biasa, jika tidak ada ibadah GP, malam minggu ina pasti di rumah dan melakukan hal yang selalu ina lakukan dari mama masih ada, menonton film. 3 film ina tonton. Pertama, How To Train Your Dragon , untuk mengulang sebelum menonton yang kedua, walaupun belum tahu nontonnya kapan, tapi ina pengen nonton ini banget, karena ini film kartun yang ina suka dan sudah ditunggu. Mama pasti heran kenapa ina ga langsung nonton pas film ini keluar, karena pas yang kedua keluar, ina ada di Kalimantan dan teman2 berharap nonton bareng, tapi belum ketemu waktu yang pas. Mungkin film ini akan ina tonton sendiri lagi saat pulang kerja. Film kedua, The Angriest Man In Brooklyn . Rating di IMDB memang jelek, tapi ina suka karena Robin Williams. Ceritanya standard, tapi menyentuh dan buat tertawa. Film ketiga, The Perks of Being Wallflower , film yang sebenarnya udah lama pengen ditonton. Ada dialog yang mengena, yang ini: Sam    ...

Hmmmm

Gambar
Dear Mama.... Hmmmm.. Kali ini mau cerita lagi soal si gadis... Akhirnya si Gadis bertemu lagi sama Pria yang diam2 dia suka... Tak direncanakan karena si Gadis mau ketemu salah satu sahabatnya, tapi akhirnya bertemu juga dengan Pria itu.. Sempat kaku, mungkin karena kebodohan si Gadis saat ia iseng mencoba link dari Pria itu.. Mungkin karena kebodohan Gadis, si Pria jadi tahu, dan jadi merasa tak enak... karena kekauan itu, Gadis jadi tidak berani untuk ajak ngobrol ataupun melihat wajah Pria itu.. hanya bisa melirik diam2.. Padahal sebelumnya mereka bisa ngobrol dengan santainya, tapi tadi kaku... Sampai akhirnya teman2 mereka datang... Gadis malah asik ngobrol dengan yang lain.. Payah memang.. tapi itulah Gadis... Gadis sempat terkesima (ok baku nih bahasanya) melihat Pria membawa ponakannya.. lucu dan gemesin..  dan akhirnya mereka semua mencari makan di luar... sempat terlihat dari mata Gadis, Pria komunikasi dengan perempuan lain, malah jadi berpikir mungkin pe...