Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2015

Catatan Di Malam Akhir Tahun 2015

dear Mama, Puji Tuhan, akhirnya sampai juga di penghujung tahun 2015, walaupun masih dengan perasaan yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya, ya ini malam tahun baru ke tujuh tanpa mama. Yang ina selalu ingat dan terapkan adalah malam tahun baru adalah ibadah malam akhir tahun di gereja setelah itu tinggal di rumah dan 5 menit sebelum pergantian tahun, buka pintu dan jendela rumah, kemudian berdoa, lalu tidur supaya badan fresh untuk ibadah pagi di gereja, rutinitas yang mama ajarkan. Mungkin karena ajaran mama ini, ina jadi pribadi yang makin ke sini makin senang di rumah saja jika malam tahun baru, lebih nyaman dengan suasana yang tidak ramai, mungkin memang kesunyian sudah menjadi teman di sepanjang malam. Terkadang ina iri dengan teman-teman yang selalu punya acara kumpul keluarga di malam tahun baru atau keluarga yang selalu menjadwalkan liburan akhir tahun, tapi ya sudahlah. Mungkin memang lebih nyaman seperti sekarang. Satu tahun ini ina dapat banyak pelajaran, M...

On The Third Day of Christmas

Gambar
Dear Mama, Merry Christmas, Ma! Ina tahu harusnya Ina sudah tidak boleh ucapkan lagi ke Mama, karena Mama udah sama Tuhan di sana kan, tapi Ina tetap mau ucapin ke Mama... Ga tahu kenapa, Ma... Natal kali ini rasanya sepi sekali...  Mungkin karena salah satu rutinitasnya hilang, biasanya ketemu Oma Frans, tapi Oma kan sudah bareng sama Mama juga, jadi ya ga ketemu.. dan hari Natal kedua, Ina malah sakit, maagnya kambuh dan akhirnya cuma bisa di rumah, nonton korea drama sampai bosen, tapi yang paling sakit adalah lengan kiri Ina, yang udah sakit dari dua minggu lalu. Lengan Ina makin sakit pas ina stress.. Ga tahu ini kenapa, mungkin karena peredaran darahnya ga lancar.. Kayaknya mesti diurut, karena emang selama ini kalo ina jatuh ga pernah diurut, karena dari dulu ga biasa urut kan... Apa yang ina stress, ya Ina sama Tuhan yang tahu, entah stress atau kangen. Kangen sama seseorang yang sepertinya ga kangen Ina.. hehehehehe... Orang yang jelas-jelas memang...

Menunggu Hujan

Gambar
Dear Mama... 11 Desember makin dekat sama tanggal keramat itu.. hehehehe Dan ga tau kenapa makin dekat makin sensitif, makin banyak yang dipikirkan, dan makin bingung harus apa, dan makin takut dan makin Ya takut... Sedang berusaha untuk memendam perasaan tapi malah jadi makin gelisah dan menimbulkan sesak di dada sebelah kiri... Berpikir untuk diungkapkan tapi takut dengan segala kemungkinan yang terjadi.. Tapi makin ke sini, malah makin ingin berhenti.. Berhenti untuk merasakan suatu hal yang memang sedang dirasakan.. Memilih untuk berserah dan menyerah namun tetap ingin diungkapkan supaya kosong. Egois ya, Ma? Mungkin iya... tapi terlalu berat karena tidak berani, tidak bebas untuk mengekspresikan yang dirasakan... Terlalu banyak berpikir jika melakukan A pasti hasilnya akan A jika melakukan B pasti hasilnya B.. Malah melewatkan beberapa kesempatan yang Tuhan beri karena ketakutan yang sulit dihilangkan karena melihat lebih dulu ekspresinya yang terkesan tidak ingin diga...

Menuju Pengulangan 20 untuk ke-28 kali....

Gambar
Dear Mama yang ada di SANA, Hello, Bu Gendut... Masuk Desember lagi nih, Ma.. Lama tidak bercerita, maafkan nonacina-mu ini, ya Mama... hehehehee Dan selalu munculnya mendekat angka keramat itu eh maksudnya tanggal.. hehehehe... Desember ketujuh tanpa Mama: 2009, 2010, 2011, 2012, 2013, 2014, dan sekarang 2015... Hmmmm.... dan akhir-akhir ini makin kangen banget sama Mama... Mungkin karena di rumah ga ada yang bisa diajak cerita bebas, ya karena ina kan perempuan satu-satunya di rumah... Ada beberapa hal yang buat Ina takut, Ma.. Beberapa hal yang buat Ina susah tidur akhir-akhir ini, tentang rumah, pelayanan, pekerjaan..  Tau sih harusnya cerita ke Tuhan aja, itu udah, Ma... saking banyaknya, terkadang cuma nyanyi lagu KepadaMu Kuberdoa dan kupinta, karena bingung mau ungkapinnya gimana ke Tuhan... Cerita ke sahabat pun, sudah... tapi ga semuanya...  Huffftttt.... Makin ke sini ina rasa ina makin buat tembok yang ga kelihatan itu, cuma bisa dipen...